Monday, 8 December 2014

Resensi film Lie To me "The Core of It"






Lie To Me "The Core of It"
Season 2 , episode 1
250px
Airdate : September 28, 2009
Written By Samuel Baum , Elizabeth Craft
Direted by Daniel Sackheim

Starring
Tim Roth as Dr. Cal Lightman
Kelli Williams as Dr. Gillian Foster
Brendan Hines as Eli Loker
Monica Raymund as Ria Torres
Hayley McFarlands as Emilly Lightman
Mekhi Phiferas as Ben Reynolds

Guest Cast
Tomas Arana
Erika Christensen
Michael Raymond-James

SINOPSIS
                Seorang wanita memiliki visi seorang pria berjalan melalui jalan-jalan. Dia mengalahkan seseorang dengan asbak di kamar hotel. Ia kemudian meninggalkan dan mencuci darah tangannya di kran kotor.
Keesokan harinya, promotor memperkenalkan Cal ke kerumunan di toko buku. Cal mengatakan kerumunan bahwa ia dapat mengetahui bahwa seseorang berbohong, tapi dia lebih tertarik sebabnya. Kemudian, Cal menandatangani buku. Seorang wanita bernama Trisha meminta Cal untuk percaya padanya. Dia mengatakan bahwa dia melihat pembunuhan di visi psikis. Cal tampak di mata Trisha dan melihat dia mengatakan yang sebenarnya.
Di gedung Lightman, Gillian mengatakan Cal dia depresi sejak perceraiannya, tapi dia pikir dia senang. Cal mengatakan Gillian tentang Trisha. Gillian percaya mereka terlalu sibuk untuk bekerja dengan Trisha karena mereka harus dokter hewan calon Mahkamah Agung. Trisha mengatakan dia melihat seorang pria di kamar 202 sebuah hotel membunuh seseorang dengan asbak. Dia mengatakan bahwa dia ingat hotel memiliki logo setan. Cal mengatakan Gillian Trisha membutuhkan bantuan dan tidak ada orang lain percaya padanya. Cal bertemu dengan Ben yang memperkenalkan dia untuk Hakim Simon. Cal mengatakan bahwa Simon Ria Torres akan memberitahu dia jika dia adalah anak berbohong dari ab ****. Ben mengatakan Cal bahwa presiden secara khusus meminta dia ke dokter hewan Simon. Ben mengatakan bahwa nya ** adalah di telepon. Zoe bertemu dengan Cal dan mengatakan kepadanya bahwa dia akan pindah ke Chicago untuk bekerja di sebuah firma hukum. Zoe meminta dia untuk menjadi bahagia untuknya. Cal tokoh yang Zoe ingin mengambil Emily ke Chicago dengan dia.
Cal mencari Trisha dan menemukan bahwa ia telah meninggalkan gedung. Cal mencari sebuah hotel dengan logo setan. Dia meminta petugas untuk sebuah ruangan, kemudian mencuri kunci kamar 202. Cal panggilan Ben dan ia melihat bahwa ada darah di dinding. Ben mengatakan kepadanya bahwa jika tidak ada tubuh, tidak ada kejahatan.
Ria bertemu dengan Simon. Ia diharapkan akan diperiksa oleh seorang ahli dan bertanya berapa umur dia. Dia bertanya apakah dia mengkhianati istrinya Celia. Dia mengatakan tidak dan bahwa ia tidak pernah tertarik pada wanita lain selain istrinya. Ria melihat bahwa ia tidak nyaman dengan dia karena usianya. Simon mengatakan bahwa gagasan bahwa ia berdiri di antara dirinya dan kursi di Mahkamah Agung mengganggu dia.
Cal bintik Trisha berpakaian seperti pelacur memasuki kamar hotel. Dia mengatakan bahwa namanya adalah Jesse. Kal membayar dan meminta dia untuk bertemu dengan beberapa teman-teman nya. Cal membawa Trisha / Jesse ke lembaga ini. Eli memainkan video yang diambil dari lembaga yang menunjukkan Trisha berubah menjadi kepribadian barunya. Dalam video tersebut, dia membiarkan rambutnya turun dan berjalan keluar dari gedung. Eli mengatakan bahwa tulisan tangan dari dua kepribadian yang sama sekali berbeda. Mereka menduga Jesse melakukan pembunuhan dan memintanya. Gillian bertanya-tanya bagaimana Jesse merasa tentang hipnosis.

Kelebihan
Film ini mempunyai kelebihan yaitu para penonton dapat mengungkapkan sebuah fakta kejahatan dengan melihat dari tingkah laku gerak gerik atau salah satu bangian dari anggota tubuh kalau dalam cerita ini si pelaku kejahatan melalu mata dengan metode hyposis

Kekurangan
Kekurangan dari film ini adalah adanya adengan yang kurang manusiawi yaitu melakukan pembunuhan dan pengguna bahasa inggris yang digunakan juga bukan bahasa inggris yang banyak orang pahami sehingga sedikit sulit untuk memahami perbincangan atau dialog pemain.

Film ini layak untuk ditonton karena film ini tidak hanya bergenre action saja tetapi ada pendidikan yang tersirat di dalam film ini, rating film ini mungkin bisa ditonton mulai kalangan remaja hanya saja harus tetap dalam pengawasan dan bimbingan orang tua karena ada sedikit adengan pembunuhan di film ini.

Sunday, 2 November 2014

Manusia dan Penderitaan

A. Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari kata dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “resiko” hidup, karena Tuhan tidak hanya memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak berpaling dari-Nya. Sebenarnya baik dalam, Al-quran maupun kitab suci agama lain banyak surat dan ayat yang menguraikan tentang penderitaan yang dialami manusia atau berisi peringatan bagi manusia akan adanya penderitaan. Tetapi umumnya manusia kurang memperhatikan peringatan tersebut, sehingga manusia mengalami penderitaan.
Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku-liku kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan dalam hidupnya? Penderitaan fisik yang dialami manusia tentulah diatasi secara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya. Sedangkan penderitaan secara psikis, penyembuhannya terletak pada kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikis yang dihadapinya. Para ahli lebih banyak membantu saja. Bahagia atau sengsara merupakan dua sisi atau massalah yang wajib diatasi.

B. Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga beupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat dari siksaan yang dialami oleh seseorang, maka timbulah penderitaan. Didalam kitab suci diterangkan jenis dan ancaman siksaan yang dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim dan sebagainya.
Siksaan yang dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi dan banyak dibaca diberbagai media massa. Berita mengenai siksaan isinya sebagian besar adalah mengenai siksaan, pembunuhan, pemerkosaan, pencurian, perampokan dan sebagainya. Dengan demikian jelaslah disatu pihak kasus-kasus tersebut merupakan sumber keuntungan. Karena berita seperti itu cukup laku, dan mempunyai oplaag yang tinggi.
Selain ada siksaan yang bersifat jasmani adapula siksaan yang bersifat psikis misalnya:
  1. Kebimbangan biasanya dialami oleh seseorang bila pada suatu saat seseorang tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil.
  2. Kebimbangan biasanya daialami oleh seseorang merasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang yang ramai.
  3. Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan yang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Banyak sebab yang menjadikan seseorang mengalami phobia/ketakutan, antara lain:
  • Claustrophobia dan Agoraphobia adalah rasa takut terhadap ruang tertutup(claustrophobia) dan ruangan terbuka (agoraphobia).
  • Gamang merupakan ketakutan apabila seseorang ditempat yang tinggi.
  • Kegelapan merupakan ketakutan seseorang apabila ditempat yang gelap.
  • Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
  • Kegagalan merupakan ketakutan seseorang yang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
Apa yang membuat seseorang menjadi phobia?
                Para ahli mempunyai pendapat yang berbeda-beda tentang asal mula dari phobia. Kebanyakan phobia dimulai dengan suatu shock emosional atau suatu tekanan pada waktu tertentu, misalnya pekerjaan baru, kematian dalam keluarga, suatu operasi atau sakit yang serius. Beberapa penderita mengatakan bahwa mereka memang merasa gelisah dan tertekan sejak masih anak-anak, tetapi phobia juga dapat berkembang dalam ciri orang-orang yang kelihatannya tenang dan mantap.
Umumnya ada dua aliran tentang penyebab phobia. Ahli-ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemanya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli-ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh penderita karena dalam hidupnya dalam ketakutan terus-menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.

 C.Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang mengahdapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.
Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah:
  • Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
  • Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
  • Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani dan rohani.
  • Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif, yaitu mundur atau lari.
  • Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdwon) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut:
  • Kepribadian yang lemah
  • Terjadinya konflik sosial budaya
  • Cara pematangan batin
Proses-proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorongnya ke arah:
  • Positif : trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup.
  • Negatif : trauma yang dialami diperlarutkan atau diperturutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi.
Bentuk frustasi antara lain :
  • Agresi (emosi yang tidak terkendali)
  • Regresi (bersifat kekanak-kanakan)
  • Fiksasi (pembatasan satu pola yang sama)
  • Proyeksi (melemparkan kelemahan kepada orang lain)
  • Identifikasi (menyamakan diri dengan imaginasinya)
  • Narsisme (mencintai diri sendiri secara berlebihan)
  • Autisme (gejala menuutup diri secara total dari dunia riil)
Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :
  • Kota-kota besar
  • Anak-anak usia muda
  • Wanita
  • Orang yang tidak beragama
  • Orang yang terlalu mengejar materi
Penderitaan maupun siksaan yang dialami oleh manusia memang merupakan beban berat, sehingga dunia ini benar-benar merupakan neraka dalam hidupnya. Bagi mereka yang mulai merasakan ridak mampu lebih lama menderita, biasanya terlontar kata-katanya lebih baik mati daripada hidup, dengan pengertian bahwa dengan kematiannya maka berakhirlah penderitaan yang dialaminya. Itulah sebabnya mereka yang terlalu menderita dan merasa putus asa, lalu mengambil jalan “pintas” dengan bunuh diri.

D. Penderitaan dan Sebab-Sebabnya
Apabila dikelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
  1. Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan manusia dengan alam disekitarnya. Penderitaan ini terkadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik.perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir Tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya.
  2. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/ azab Tuhan dapat juga terjadi. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. 
E. Pengaruh Penderitaan
Seseorang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam diri seseorang tersebut. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negatif ataupun sikap positif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalkan anti menikah atau tidak mau menikah, tidak punya gairah hidup.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa,anti kekerasan, berjuang melawan kawin paksa; anti ibu tiri, berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, berjuang untuk melawan kekerasan, dan lain-lain.
Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca,penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.

Sumber : http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab6-manusia_dan_penderitaan.pdf

Wednesday, 8 October 2014

Manusia & Kebudayaan

A. Pengertian Manusia

Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini . Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari-hari dan juga dari kejadian-kejadian yang sudah diatur oleh Yang maha Kuasa.
Namun siapakah manusia itu sebenarnya? Manusia di dunia ini memengang peranan yang unik dan dapat dipandang dalam beberapa segi. Misalnya, manusia di pandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem (ilmu kimia) . Manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam golongan mamalian (ilmu biologi). Manusia sebagai makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (ilmu sosiologi) dan lain sebagainya.
Dari beberapa definisi diatas , tentu membuat kita sulit untuk menjawab pertanyaan tentang manusia , oleh karena itu kita akan menerangkan siapa itu manusia berdasarkan unsur-unsur yang membangunnya. Ada dua macam pandangan yang akan menjadi acuan untuk menjelaskan unsur-unsur yang membangun manusia.

1. Manusia terdiri dari 4 unsur yang terkait,yaitu:
> Jasad : Badan kasar manusia yang dapat kita lihat , raba bahkan di foto dan menempayi ruang dan waktu.
> Hayat : Mengandung unsur hidup , yang ditandai dalam gerak.
> Ruh : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spritual dan memahami kebenaran, suatu kemapuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
> Nafs : Dalam pengertian diri atau keakuan , yaitu kesadaran akan diri sendiri.

2. Manusia sebagai satu kepribadian yang mengadung 3 unsur, yaitu:
> Id, merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak tampak. Id merupakan energi psikis yang irasional dan terkait dengan seks yang secara instingtual menentukan proses-prosen ketidaksadaran ( unconcius) id diatur oleh kesenangan yang harus dipenuhi, baik secara langsung melalui pengalaman seksual atau tidak langsung melalui mimpi atau khayalan.
> Ego, sering disebut "eksekutif" karena peranannya dalam menghubungkan kepuasan Id dengan saluran sosial agar dapat diterima oleh masyarakat. Ego diatur oleh prinsip realitas dan mulai berkembah pada anak antara usia 1 dan 2 tahun.
> Super Ego, merupakan struktur kepribadian terakhir yang muncul kira-kira pada usia 5tahun. Siper ego menunjukan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan kontrol diri melalu sistem imbalan dan hukuman terinternalisasi.

B. Pengertian Hakekat Manusia
Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, melebihi ciptaan Tuhan yang lain. manusia terdiri dari jiwa dan raga yang dilengkapi dengan akal pikiran serta hawa nafsu. Tuhan menanamkan akal dan pikiran kepada manusia agar dapat digunakan untuk kebaikan mereka masing-masing dan untuk orang disekitar mereka. Manusia diberikan hawa nafsu agar mampu tetap hidup di bumi ini. Salah satu hakekat manusia lainnya ialah manusia sebagai makhluk sosial, hidup berdampingan satu sama lain, berinterkasi dan saling berbagi.

C. Kepribadian bangsa timur
Manusia mendiami wilayah yang berbeda dan berada di lingkungan yang berbeda pula. hal ini membuat kebiasaan, adat istiadat, kebudayaan dan kepribadian setiap manusia suatu wilayah berbeda dengan yang lainnya. namun secara garis besar terdapat pembagian 3 wilayah, yaitu: Barat, Timur tengah dan Timur.
Kita di Indonesia termaksud kedalam bangsa timur , yang dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Bangsa Timur dikenal dunia sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Orang-orang dari wilayah lain sangat suka dengan kepribadian bangsa timur yang tidak idividualistis dan saling tolong menolong satu sama lain. meskipun begitu , kebanyakan bangsa timur masih tertinggal oleh bangsa barat dan timur tengah.
Dalam ilmu psikologi yang notabennya berasal dari barat , banyak mengembakan konsep-konsep dan teori mengenai aneka warna isi jiwa , serta metode dan alat untuk menganalisis dan mengukur secara detail tentang variasi jiwa individu. Tetapi tidak terlepas dari itu semua, konsep-konsep teresbut masih kurang mengembangkan suatu konsep yang berkaitan dengan jiwa individu dan lingkungan sosial budaya.
oleh karena itu, Francis L.K Hsu seorang sarjana amerika keturunan cina, mengembangkan suatu konsepsi tentang jiwa manusia sebagai makhluk sosial budaya, yang ia sebut sebagai Bagan  Psiko-Sosiogram manusia atau delapan daerah seperti lingkaran konsentris sekitar diri pribadi.
Nomor 7 dan 6 disebut sebagai daerah tak sadar dan sub sadar . Tak sadar karena memang sudah tertanam jauh didalam diri manusia dan tak mampu disadari bahkan oleh manusia itu sendiri. sub sadar karena sewaktu-waktu unsur-unsur yang telah tertanam bisa meledak keluar lagi dan menggangu kebiasaan sehari-hari.
Nomor 5 disebut kesadaran yang tidak dinyatakan. Maksudnya pikiran-pikiran dan gagasan yang ada disimpan sendiri oleh manusia tersebut dan tidak ada seorang lain pun yang dapat mengetahuinya.
Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan, kebalikan dari nomor 5, ini berarti manusia mengungkapkan kepada orang lain apa yang ada dipikirannya seperti perasaan, pengetahuan dan sebagainya.
nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib. disini manusia memiliki seseorang atau sesuatu yang dianggap bisa menjadi curahan hati dan tempat untuk meminta bantuan. tidak selalu manusia yang lain juga melainkan benda , atau makhluk hidup lain pun bisa berada pada lingkaran ini .
Nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna. bisa dianalogikan hubungan antara murid dengan guru , pedangang dan pembeli.
Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh yang berarti pikiran dan gagasan manusia tentang berbagai macam hal.
Nomor 0 disebut lingkungan dunia luar yang berarti tentang pendapat dan pikiran seseorang tentang dunia atau daerah yang belum pernah dikunjungin atau dijumpai .

D. Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia . kebudayaan sangat erat hubungan dengan masyarakat . Melville J.Herskovits dan Bronislaw Malinowsky mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendirib. istilah untuk pendapat itu adalah Cultural -  Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic . menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial , norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur sosial , religius dan lain-lain, tambahan lagi segala peryataan intelektual dan artistic.
Definisi kebudayaan itu sendir adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem  ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia , sehingga dalam kehidupan sehari-hari , kebudayaan itu bersifat abstrak . namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. lagu , tari dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.

E. Unsur-unsur Kebudayaan
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, anatara lain Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayan memiliki 4 unsur pokok, yaitu alat-alat teknologi , sistem ekonomi , keluarga dan kekuatan politik. Sedangkan Bronislaw Malinowsky mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi sistem norma , organisasi ekonomi, alat-alat atau lembaga petugas pendidikan dan organisasi kekuatan.
C. Kluckhohn didalam karya nya yang berjudul universal categories of culture mengemukakan , bahwa ada 7 unsur kebudayaan universal yaitu:
a. sistem religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya sang maha pengcipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan maha kuasa.
b. sistem organisasi kemasyarakatan
sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing antar individu sehingga timbul rasa untuk berorganisasi dan bersatu.
c. sistem pengetahuan
sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lainnya juga mengerti.
d. sistem mata pecaharian hidup dan sistem ekonomi
terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.
e. sistem teknologi dan peralatan
sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang-barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengan makhluk hidup yang lain.
f. bahasa
sesuatu yang berawal dari hanya kode , tulisan sehingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia . bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal sebagai bahsa inggris
g. kesenian
setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.

F. Wujud Kebudayaan
Menurut J.J Hoenigman , wujud kebudayaan dibedakan menjadi 3:
Individualisme, menilai tinggi usaha
> Kompleks gagasan, konsep dan pikiran manusia.
Kebudayaan yang muncul dan hidup karena adanya gagasan-gagasan baru , konsep yang matang serta buah dari pikiran kratif . wujudnya dapat ditemukan dalam sebuah buku-buku arsip dan sebagainya.
> Kompleks aktivitas
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinterkasi , mengadakan kontak , serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan . sifatnya konkret , terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan dapat diamati dan didokumentasikan.
> Wujud sebagai benda
Aktivitas manusia sehari-hari umumnya dilakukan dengan menggunakan benda sebagai sarana dan prasarana . dari situ lahir kebudayaan dalam bentuk fisik yang konkret, bisa bergerak maupun tidak .


G.  orientasi nilai budaya
Lima Masalah Dasar Dalam Hidup yang Menentukan Orientasi Nilai Budaya Manusia ( kerangka Kluckhohn ) :
Ø Hakekat Hidup
Hidup itu buruk . Hidup itu baik .Hidup bisa buruk dan baik, tetapi manusia tetap harus bisa berikthtiar agar hidup bisa menjadi baik. Hidup adalah pasrah kepada nasib yang telah ditentukan.
Ø Hakekat Karya
Karya itu untuk menafkahi hidup . Karya itu untuk kehormatan.
Ø Persepsi Manusia Tentang Waktu
Berorientasi hanya kepada masa kini. Apa yang dilakukannya hanya untuk hari ini dan esok. Tetapi orientasi ini bagus karena seseorang yang berorientasi kepada masa kini pasti akan bekerja semaksimal mungkin untuk hari-harinya.
Orientasi masa lalu. Masa lalu memang bagus untuk diorientasikan untuk menjadi sebuah evolusi diri mengenai apa yang sepatutnya dilakukan dan yang tidak dilakukan.
Orientasi masa depan. Manusia yang futuristik pasti lebih maju dibandingkan dengan lainnya, pikirannya terbentang jauh kedepan dan mempunyai pemikiran nyang lebih matang mengenai langkah-langkah yang harus di lakukann nya.
Ø Pandangan Terhadap Alam
Manusia tunduk kepada alam yang dashyat. Manusia berusaha menjaga keselarasan dengan alam. Manusia berusaha menguasai alam.
H.  Perubahan Kebudayaan
Masyarakat dan kebudayaan di mana pun selalu dalam keadaan berubah, ada dua sebab perubahan
1.Sebab yang berasal dari masyarakat dan lingkungannya  sendiri,misalnya perubahan jumlah dan komposisi
2.sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup. Masyarakat yang hidupnya terbuka, yang berada dalam jalur-jalur hubungan dengan masyarakat dan kebudayaan lain, cenderung untuk berubah secara lebih cepat.
3.adanya difusi kebudayaan, penemuan-penemuan baru, khususnya teknologi dan inovasi.
Dalam masyarakat maju, perubahan kebudayaan biasanya terjadi melalui penemuan (discovery) dalam bentuk ciptaan baru (inovatiori) dan melalui proses difusi. Discovery merupakan jenis penemuan baru yang mengubah persepsi mengenai hakikat suatu gejala mengenai hubungan dua gejala atau lebih. Invention adalah suatu penciptaan bentuk baru yang berupa benda (pengetahuan) yang dilakukan melalui penciptaan dan didasarkan atas pengkom-binasian pengetahuan-pengetahuan yang sudah ada mengenai benda dan gejala yang dimaksud.
Ada empat bentuk peristiwa perubahan kebudayaan. Pertama, cultural lag, yaitu perbedaan antara taraf kemajuan berbagai bagian dalam kebudayaan suatu masyarakat. Dengan kata lain, cultural lag dapat diartikan sebagai bentuk ketinggalan kebudayaan, yaitu selang waktu antara saat benda itu diperkenalkan pertama kali dan saat benda itu diterima secara umum sampai masyarakat menyesuaikan diri terhadap benda tersebut.
Kedua, cultural survival, yaitu suatu konsep untuk meng-gambarkan suatu praktik yang telah kehilangan fungsi pentingnya seratus persen, yang tetap hidup, dan berlaku semata-mata hanya di atas landasan adat-istiadat semata-mata. Jadi, cultural survival adalah pengertian adanya suatu cara tradisional yang tak mengalami peru­bahan sejak dahulu hingga sekarang.
Ketiga, pertentangan kebudayaan (cultural conflict), yaitu proses pertentangan antara budaya yang satu dengan budaya yang lain.
Konflik budaya terjadi akibat terjadinya perbedaan kepercayaan atau keyakinan antara anggota kebudayaan yang satu dengan yang lainnya.
Keempat, guncangan kebudayaan (cultural shock), yaitu proses guncangan kebudayaan sebagai akibat terjadinya perpindahan secara tiba-tiba dari satu kebudayaan ke kebudayaan lainnya. Ada empat tahap yang membentuk siklus cultural shock, yaitu: (1) tahap inkubasi, yaitu tahap pengenalan terhadap budaya baru, (2) tahap kritis, ditandai dengan suatu perasaan dendam; pada saat ini terjadi korban cultural shock, (3) tahap kesembuhan, yaitu proses melampaui tahap kedua, hidup dengan damai, dan (4) tahap penyesuaian diri; pada saat ini orang sudah membanggakan sesuatu yang dilihat dan dirasakan dalam kondisi yang baru itu; sementara itu rasa cemas dalam dirinya sudah berlalu.
I.      Kaitan Manusia dan Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia
Di dunia sosiologi manusia dengan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal,maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh,ketika manusia menciptakan kebudayaan,dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia.
  • Contoh-Contoh Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan         
1)       Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan
Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.
2)       Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )
3)       Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.
4)       Kebudayaan khusus atas dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.
5)        Kebudayaan berdasarkan profesi
Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.


sumber:
http://sanusiadam79.wordpress.com/2013/03/14/manusia-dan-kebudayaan/
http://wpcatur.wordpress.com/2012/11/20/orientasi-nilai-budaya-perubahan-kebudayaan-dan-kaitan-manusia-dan-kebudayaan/
http://anwarabdi.wordpress.com/2013/04/07/ibd-perubahan-kebudayaan/
http://parkjiyoung.wordpress.com/2013/01/07/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/
 

blog baru

bikin blog baru khusus tugas kuliah ..