Sunday, 15 January 2017

Kekuasaan dan Pengaruh (tugas softskill 4)

Monica Valencia
3pa15
16514836



1. Definisi Kekuasaan

Pengertian kekuasaan secara umum adalah yang dikemukakan oleh Harold D adalah kemampuan pelaku untuk mempengaruhi tingkah laku pelaku lain sedemikian rupa, sehingga tingkah laku pelaku terakhir menjadi sesuai dengan keinginan dari pelaku yang mempunyai kekuasaan. Bierstedt menyatakan pengertian kekuasaan yaitu kemampuan untuk mempergunakan kekuatan. Merumusukan kekuasaan itu sebagai suatu kemampuan untuk mempengaruhi aliran, energy dan dana yang tersedia utuk mencapai suatu tujuan yang berbeda secara jelas dari tujuan lainnya. Kekuasaan di pergunakan hanya jika tujuan-tujuan tersebut paling sedikit mengakibatkan perselisihan satu sama lain pernyataan dari Nord. 


2. Sumber-sumber Kekuasaan

1.     Sumber Kekuasaaan antar Individu (Interpersonal source of power)
            A.    Kekuasaan formal (Formal power) adalah kekuasaan yang didasarkan pada posisi individual dalam suatu organisasi. Kekuasaan ini dapat berasal dari :
a.      Kemampuan untuk memaksa (Coercive power)
b.     Kemampuan untuk member imbalan (Reward power)
c.      Kekuatan formal (Legitimate power)  

           B.    Kekuasaan personal (Personal power) adalah kekuasaan yang berasal dari karakteristik unik yang dimiliki seorang individu. Kekuasaan ini dapat berasal dari :
a.      Kekuasaan karena dianggap ahli (Expert power)
b.     Kekuasaan karena dijadikan contoh (Referent power)
2.     Sumber Kekuasaan Struktural (Structural source of power)
Kekuasaan ini dikenal dengan istilah inter-group atau inter-departemental power yang merupakan sumber kekuasaan kelompok


3. Definisi Pengaruh 

Menurut Wiryanto pengaruh adalah tokoh formal dan informal di masyarakat yang memiliki ciri-ciri kosmopolitan, inovatif, kompeten dan aksesibel dibandingkan dengan pihak yang dipengaruhi
A.Robert & Gilbert menyatakan bahwa pengaruh adalah wajah kekuasaan yang diperoleh oleh orang saat tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan. Pengaruh adalah bentuk dari suatu kekuasaan yang tidak dapat diukur kepastiannya yang dinyatakan juga oleh Bertram J.Otto. 


4. Jenis-jenis Pengaruh

Yukl, Lepsinger, and Lucia, 1992 menunjukkan ada sembilan jenis taktik yang biasa digunakan di dalam organisasi (Hugheset all, 2009), yaitu :
1.     Persuasi Rasional (Rational Persuasion) terjadi jika seseorang mempengaruhi orang lain dengan menggunakan alasan yang logis dan bukti-bukti nyata agar orang lain tertarik
2.     Daya-tarik Inspirasional (Inspirational Appeals), terjadi jika seseorang mempengaruhi orang lain dengan menggunakan suatu permintaan atau proposal untuk membangkitkan antusiasme atau gairah pada orang lain
3.     Konsultasi (Consultation) terjadi jika seseorang mempengaruhi orang lain dengan mengajak dan melibatkan orang yang dijadikan target untuk berpartisipasi dalam pembuatan suatu rencana yang akan dilaksanakan
4.  Mengucapkan kata-kata manis (Ingratiation) terjadi jika seseorang mempengaruhi orang lain dengan menggunakan kata-kata yang membahagiakan
5.  Daya-tarik Pribadi (Personal Appeals) terjadi jika seseorang mempengaruhi orang lain atau memintanya untuk melakukan sesuatu karena merupakan teman atau karena dianggap loyal
6.  Pertukaran (Exchange) terjadi jika seseorang mempengaruhi orang lain dengan memberikan sesuatu keuntungan tertentu kepada orang yang dijadikan target, sebagai imbalan atas kemauannya mengikuti suatu permintaan tertentu
7.    Koalisi (Coalitions) terjadi jika seseorang meminta bantuan dan dukungan dari orang lain untuk membujuk agar orang yang dijadikan target setuju
8. Tekanan (Pressure) terjadi jika seseorang mempengaruhi orang lain dengan menggunakan ancaman, peringatan, atau permintaan yang berulang-ulang dalam meminta sesuatu
9.     Mengesahkan (Legitimacy) terjadi jika seseorang mempengaruhi orang lain dengan menggunakan jabatannya, kekuasaannya, atau dengan mengatakan bahwa suatu permintaan adalah sesuai dengan kebijakan atau aturan organisasi